Fashion “Gaudy Glam” Kembali: Estetika Berlebih Jadi Tren Utama Byrdie
| Fashion “Gaudy Glam” Kembali: Estetika Berlebih Jadi Tren Utama Byrdie |
Setelah bertahun-tahun dunia fashion dikuasai oleh gaya minimalis, netral, dan “clean look”, kini tren berputar 180 derajat.
Tahun 2025 menandai kebangkitan “Gaudy Glam” — gaya busana yang penuh warna, berkilau, dan berani tampil over the top.
Seperti dilaporkan oleh Byrdie dan beberapa media fashion besar lainnya, tren ini menjadi bentuk ekspresi baru generasi muda yang lelah dengan keseragaman. Mereka ingin bersinar, mencolok, dan tidak minta maaf atas keunikan diri sendiri.
“Gaudy Glam” berasal dari kata gaudy (norak, mencolok) dan glamour (mewah).
Namun di era baru ini, istilah itu bukan lagi sindiran — melainkan perayaan terhadap keberanian bergaya.
Ciri khasnya antara lain:
-
Payet, glitter, dan logam dalam jumlah banyak.
-
Warna mencolok seperti ungu neon, merah ruby, hingga emas elektrik.
-
Perpaduan tekstur ekstrem, seperti satin dengan bulu sintetis, atau kulit dengan renda transparan.
-
Aksesori berlebihan: kacamata besar, perhiasan chunky, hingga sepatu platform yang dramatis.
“Gaudy Glam” adalah kebalikan dari quiet luxury — bukan soal harga, tapi soal pernyataan pribadi.
Tren ini pertama kali terlihat di panggung Paris Fashion Week 2025, ketika beberapa desainer muda menampilkan koleksi penuh gemerlap yang terinspirasi dari era 2000-an.
Namun yang membuatnya meledak justru datang dari media sosial: TikTok dan Instagram dipenuhi gaya “maximalist comeback” yang viral lewat tagar #GaudyGlam dan #LoudLuxury.
Influencer fashion seperti Bretman Rock, Doja Cat, dan Bella Poarch turut memperkuat tren ini lewat gaya pesta dan red carpet mereka yang “too much in the best way”.
Di balik tampilannya yang glamor, “Gaudy Glam” sebenarnya lahir dari emosi sosial pasca-pandemi — keinginan untuk tampil hidup kembali setelah masa kelam dan kesederhanaan ekstrem.
Generasi muda ingin berkata: “Aku di sini, aku nyata, dan aku ingin terlihat.”
Menurut analis mode dari Byrdie, gaya ini mencerminkan kebebasan berekspresi dan kepercayaan diri yang semakin kuat di kalangan Gen Z dan Alpha.
Mereka tidak lagi takut disebut berlebihan, karena bagi mereka, berlebihan berarti otentik.
Kamu tidak perlu tampil seperti bintang pop untuk ikut tren ini. Berikut cara membawa sedikit “Gaudy Glam” ke gaya harianmu:
-
Mulai dari detail kecil: seperti tas metalik atau kacamata oversized.
-
Bermain dengan warna: cobalah kombinasi pink cerah dengan biru listrik.
-
Layering berani: padukan bahan dan tekstur berbeda untuk menciptakan efek visual kuat.
-
Percaya diri: kunci utama tren ini bukan apa yang kamu pakai, tapi bagaimana kamu mengenakannya dengan sikap.
“Gaudy Glam” bukan sekadar tren mode — ini adalah gerakan budaya yang merayakan individualitas, kepercayaan diri, dan kebebasan ekspresi.
Di era digital yang seragam, tampil berlebihan justru menjadi bentuk pemberontakan paling autentik.