Pasokan Sapi Impor: Pemerintah Target 1 Juta Ekor untuk Harga Susu Murah
| Pasokan Sapi Impor: Pemerintah Target 1 Juta Ekor untuk Harga Susu Murah |
Pemerintah menargetkan impor 1 juta ekor sapi dalam satu tahun ke depan untuk menstabilkan harga susu dan produk olahan susu di dalam negeri. Langkah ini diambil menyusul kenaikan harga susu yang cukup signifikan, yang berdampak pada daya beli masyarakat dan sektor industri pengolahan susu.
Alasan Impor Sapi
Menteri Pertanian menjelaskan, produksi sapi lokal belum mampu memenuhi kebutuhan industri pengolahan susu nasional. Dengan menambah pasokan sapi impor, pemerintah berharap:
-
Stabilisasi harga susu agar lebih terjangkau bagi konsumen.
-
Meningkatkan ketersediaan daging sapi, sekaligus menjaga keseimbangan pasokan dan permintaan.
-
Mendukung industri olahan susu, yang merupakan salah satu sektor strategis dalam perekonomian nasional.
Strategi Pemerintah
Pemerintah akan mengimpor sapi dari negara-negara produsen besar seperti Australia dan New Zealand. Selain itu, program pendampingan bagi peternak lokal akan terus dijalankan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas sapi domestik agar ke depan ketergantungan impor dapat dikurangi.
Dengan tambahan 1 juta ekor sapi, diharapkan harga susu di tingkat konsumen bisa turun hingga 5–10% dalam beberapa bulan ke depan. Analis pangan menilai langkah ini strategis untuk menjaga stabilitas inflasi pangan, tetapi pengawasan distribusi sapi impor dan efektivitas program pendampingan peternak lokal tetap menjadi kunci keberhasilan.
Target impor 1 juta ekor sapi merupakan upaya pemerintah menstabilkan harga susu dan mendukung industri pengolahan. Jika dikelola baik, kebijakan ini dapat meringankan beban konsumen, memperkuat rantai pasok pangan, dan mendorong pertumbuhan industri terkait.